Saat kita sudah berkomitmen untuk memelihara kucing, kita harus mengetahui
beberapa aturan basic, karena seperti
memperlakukan cewek, memperhatikan kucing juga tidak cukup hanya dengan kasih sayang. Paling utama, jenis makanan pokok
yang ia konsumsi KUDU kita perhatikan.
Sekarang ini ada tiga jenis makanan kucing yang
beredar, yakni makanan kering, makanan basah dan hawker
(atau jajanan pasar kayak ikan cuek dari warteg yang disuir-suir tanpa jengkol
ya). Kita bisa kesampingkan yang ke tiga untuk lebih fokus dalam membandingkan
manakah yang lebih baik di antara makan kering dan makanan basar untuk kucing
tercinta. Masing-masing dari kedua jenis itu tentu memiliki kelebihan dan
kekurangan masing-masing, namun berdasarkan review
dari 4 kucing yang pernah saya pelihara dan beberapa sumber ghibah para
pencinta kucing lainnya berikut adalah peer
to peer antara makanan kucing yang kering dan makanan kucing yang basah :
|
Dry Food
|
Wet Food
|
|
Bertekstur crunchy
sehingga membuat kucing menjadi lahap saat mengkonsumsinya
|
Bertekstur lembut, berair, mudah dimakan, memiliki aroma yang kuat, dan
beberapa mengandung potongan daging sehingga lebih disukai kucing
|
|
Hanya mengandung maksimal 10% air
|
Karena mengandung 80% air, makanan basah juga
berfungsi untuk menghindari dehidrasi
|
|
Makanan kering memiliki tingkat nutrisi yang kurang
seimbang dan dapat menyebabkan obesitas jika terlalu sering diberikan
|
Makanan basah mengandung banyak kandungan gizi
seperti vitamin, protein dan mineral
|
|
Kurang cocok untuk kucing senior (resiko keseleknya
besar dan karena komposisinya yang tidak mengandung air)
|
Makanan basah cocok untuk kucing senior dan atau
kucing yang sedang dalam masa penyembuhan
|
|
Rata-rata harganya cukup terjangkau
|
Rata-rata harga makanan basah cenderung lebih mahal
|
|
Makanan kering mengandung TSPP (Tetrasodium
Pyrophosphate) untuk mencegah pembentukan plak dari makanan yang tertinggal di
gigi kucing, serta makanan ini juga membantu kucing melatih gigi-gigi mereka
menjadi tetap tajam dan kuat
|
Makanan basah berisiko memberikan masalah pada gigi
kucing, seperti plak (resiko seperti biji cabe yang nyelip pada gigi manusia)
|
|
Makanan kering dapat bertahan untuk waktu tertentu
meski bungkusnya telah dibuka dan tidak mudah terkontamitasi bakteri selama
penyimpanannya dilakukan dengan baik dan benar
|
Masa penyimpanan makanan basah setelah dibuka hanya
dapat bertahan selama beberapa hari saja
|
![]() |
| Makanan kering. my-best.id |
![]() |
| Makanan basah |
Menurut saya, memberikan selingan antara kedua makanan
tersebut merupakan ide yang paling adil. Kucing pun sama-sama mendapatkan banyak
manfaat dari keduanya, sekaligus melatih kucing untuk tidak pilih-pilih
makanan. Bagaimana menurut kamu ?


Tidak ada komentar:
Posting Komentar