Senin, 22 Juni 2020

WET FOOD KITTY


Saat kita sudah berkomitmen untuk memelihara kucing, kita harus mengetahui beberapa aturan basic, karena seperti memperlakukan cewek, memperhatikan kucing juga tidak cukup hanya dengan kasih sayang. Paling utama, jenis makanan pokok yang ia konsumsi KUDU kita perhatikan.
Sekarang ini ada tiga jenis makanan kucing yang beredar, yakni makanan kering, makanan basah dan hawker (atau jajanan pasar kayak ikan cuek dari warteg yang disuir-suir tanpa jengkol ya). Kita bisa kesampingkan yang ke tiga untuk lebih fokus dalam membandingkan manakah yang lebih baik di antara makan kering dan makanan basar untuk kucing tercinta. Masing-masing dari kedua jenis itu tentu memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, namun berdasarkan review dari 4 kucing yang pernah saya pelihara dan beberapa sumber ghibah para pencinta kucing lainnya berikut adalah peer to peer antara makanan kucing yang kering dan makanan kucing yang basah :

Dry Food
Wet Food
Bertekstur crunchy sehingga membuat kucing menjadi lahap saat mengkonsumsinya
Bertekstur lembut, berair,  mudah dimakan, memiliki aroma yang kuat, dan beberapa mengandung potongan daging sehingga lebih disukai kucing
Hanya mengandung maksimal 10% air
Karena mengandung 80% air, makanan basah juga berfungsi untuk menghindari dehidrasi
Makanan kering memiliki tingkat nutrisi yang kurang seimbang dan dapat menyebabkan obesitas jika terlalu sering diberikan
Makanan basah mengandung banyak kandungan gizi seperti vitamin, protein dan mineral
Kurang cocok untuk kucing senior (resiko keseleknya besar dan karena komposisinya yang tidak mengandung air)
Makanan basah cocok untuk kucing senior dan atau kucing yang sedang dalam masa penyembuhan
Rata-rata harganya cukup terjangkau
Rata-rata harga makanan basah cenderung lebih mahal
Makanan kering mengandung TSPP (Tetrasodium Pyrophosphate) untuk mencegah pembentukan plak dari makanan yang tertinggal di gigi kucing, serta makanan ini juga membantu kucing melatih gigi-gigi mereka menjadi tetap tajam dan kuat
Makanan basah berisiko memberikan masalah pada gigi kucing, seperti plak (resiko seperti biji cabe yang nyelip pada gigi manusia)
Makanan kering dapat bertahan untuk waktu tertentu meski bungkusnya telah dibuka dan tidak mudah terkontamitasi bakteri selama penyimpanannya dilakukan dengan baik dan benar
Masa penyimpanan makanan basah setelah dibuka hanya dapat bertahan selama beberapa hari saja

Makanan kering. my-best.id


Makanan basah

Menurut saya, memberikan selingan antara kedua makanan tersebut merupakan ide yang paling adil. Kucing pun sama-sama mendapatkan banyak manfaat dari keduanya, sekaligus melatih kucing untuk tidak pilih-pilih makanan. Bagaimana menurut kamu ?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Status sebagai Youtuber Nomor 1, Baim Wong : Perjuangan sebuah eksistensi

Baim Wong menjadi salah ikon budaya pergeseran selebritas yang beralih profesi menjadi Youtuber, terlepas dari hasil akhir yang kini men...